Cara Membedakan Mata Minus Dan Mata Silinder

Disamping anda sudah mengetahu cara mencegah mata minus pada anak, kini saatnya untuk anda mengetahu bagaimana cara membedakan mata minus dan mata silinder. Simak ulasan berikut ini.

Cara Membedakan Mata Minus Dan Mata Silinder

Sebelum kami membahas informasi seputar cara membedakan mata minus dan mata silinder, terlebih dahulu kami akan memberikan anda sekilas informasi mengani mata minus itu sendiri.

Sekilas Informasi Mata Minus

Mata minus ( miopi ) merupakan suatu kondisi dimana mata kita tidak bisa melihat objek yang jauh secara jelas. Bagi seseorang yang menderita mata minus dapat disebabkan oleh faktor keturunan maupun faktor kebiasaan buruk, seperti membaca dengan posisi tidur.

Jika mata minus terus dibiarkan tanpa ada penanganan dan hanya selalu bergantung pada kacamata, maka bisa membuat mata minus anda menjadi semakin parah. Dan berikut ini ada beberapa gejala mata minus diantaranya :

  • Pandangan buram atau kabur
  • Sakit kepala atau pusing
  • Penglihatan akan menjadi lebih buruk pada saat malam hari
  • Sering mengucek mata atau berkedip
  • Harus melihat objek dari jarak dekat agar terlihat secara jelas

Perbedaan Antara Mata Minus Dan Silinder

Anda bisa dikatakan terkena mata minus atau silinder, pada saat anda sedang melihat sesuatu dan pandangan menjadi kabur. Walpun keduanya sama-sama mebuat pandangan menjadi kabur, mata minus ( miopi ) dan silinder ( astigmatisme ) merupakan penyakit mata yang berbeda. Pastinya anda ingin tahu apa saja perbedaan mata minus dan silinder ? Yuk, simak ulasan berikut ini.

  1. Penyebab Mata Menjadi Kabur

Pada mata minus, penyebab pandangan menjadi kabur adalah kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak bisa di fokuskan. Cahaya yang tidak fokus pada akhirnya tidak akan jatuh tepat diretina, melainkan akan jatuh di depan retina. Akibatnya, pandangan akan menjadi tidak jelas atau kabur.

Berbeda dengan mata minus, pada mata silinder pandangan menjadi kabur akibat adanya kecacatan bentuk kornea dan kelengkungannya yang tidak beraturan. Kelengkungan tersebut dapat mengubah cahaya yang masuk atau membiaskan kembali cahayanya.

Akibatnya, cahaya tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatu tepat di depan atau di belakang retina. Dampaknya, mata tidak bisa melihat objek atau benda dengan jelas.

  1. Gejalanya

Gejala mata minus sama halnya seprti yang sudah di jelaskan di atas yaitu mata akan menjadi  kabur dan kepala terasa pusing.

Sedangkan pada orang yang menderita mata silinder ketika melihat suatu benda atau objek, bukan hanya pandangannya yang kabur dan menyebabkan pusing.

Tetapi juga bayangan dan bentuk objek akan menjadi tidak jelas cotohnya seperti melihat garis lurus tampak menjadi miring. Hal tersebut diakarenakan ada pembiasan balik terhadapt cahaya oleh kornea.

  1. Penderitanya

Mata minus atau pun mata silinder dapat terjadi akibat adanya faktor keturunan. Namun selain faktor keturunan, mata minus dan silinder juga bisa terjadi pada anak-anak yang berusia 8-12 tahun. Hal ini bisa terjadi akibat perkembangan bentuk mata.

Jadi, bagi orang dewasa yang memiliki mata minus, biasanya sudah mempunyai kerusakan sejak kecil. Selain itu, kondisi kesehatan yang buruk juga bisa mengakibatkan terjadinya mata minus, misalnya diabetes.

  1. Lensa Yang Digunakan

Untuk mengatasi mata minus, kacamata yang digunakan harus memiliki lensa cekung atau lensa negatif. karena lensa cekung dapat membantu memperkecil kelengkungan kornea yang terlalu besear sehingga cahaya dapat difokuskan dan jatuh tepat diretina.

Sedangkan pada mata silinder dapat diatasi dengan menggunakan kacamata yang berlensa silinder. Lensa silinder dapat membantu menyatukan beberapa bayagan akibat pembiasan menjadi satu bayangan, sehingga pandangan tidak lagi kabur.

  1. Kondisi Kerusakan Mata

Walapaun mata minus bisa diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Namun, kondisi mata minus akan bertambah parah sampai para penderitanya berusia 18 tahun. Hal tersebut bisa terjadi karena si penderita tidak menjaga kesehatan mata, misalnya telalu sering manatap layar komputer ataun ponsel.

Berbeda dengan mata minus, mata silinder cenderung tidak akan bertambah bila penderitanya menggunakan kacamata atau lensa kontak yang sesuai ukuran. Jadi, jika para penderita mata silinder diberikan kacamata atau lensa kontak yang tepat maka ukuran silindernya tidak akan bertambah.

  1. Pengobatannya

Mata minus atau mata silinder dapat diobati dengan melakukan operasi refraktif atau operasi laser mata. Operasi ini bisa mengobati kedua penyakit mata tersebut secara permanen. Namun, kini ada pengobatan yang lebih mudah dan efektif, yaitu dengan mengkonsumsi obat mata minus alami dari Walatra Sehat Mata Softgel.

Dimana obat tersebut terbuat dara 100 % bahan alami tanpa menimbulkan efek samping, sehingga sangat aman dan cocok dikonsumsi oleh semua kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa.

Dengan mengkonsumsi obat ini maka segala penyakit mata akan di obati secara alami terutama penyakit mata minus. Segera konsumsi obat ini dan rasakan sendiri khasiat dan manfaatnya.

Nah, itulah bagimana cara membedakan mata minus dan mata silinder semoga informasi diatas bisa bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda. Terima kasih sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana ini & Semoga Lekas Sembuh.

Post By : Obat Mata Minus Alami

1 Trackback / Pingback

  1. Wanita Dengan Mata Minus Bisa Melahirkan Normal Atau Tidak Ya ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*